Jumat, 03 Mei 2013

The Hunger Games


Judul : The Hunger Games
Penulis : Suzanne Collins
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan ke : Pertama
Jumlah halaman : 406 hlm
Tahun terbit : 2009
Harga : Rp. 63.000
Isi buku:Cerita tentang seorang gadis yang bernama Katniss Everdeen yang diharuskan mengikuti permainan bernama Hunger Games. dalam permainan ini peraturannya hanyalah membunuh atau dibunuh.
Ejaan dan gaya bahasa : gaya bahasa yang digunakan oleh penulis adalah bahasa sehari-hari yang mudah dicerna.

Sinopsis : Cerita ini mengambil setting wilayah di suatu negara bernama Panem, dengan capitol menjadi pusat Kota dikelilingi oleh 12 distrik. Karena pemberontakan di masa lalu terhadap Capitol, seluruh distrik di Panem dihukum untuk mengirimkan 2 anak dari distrik mereka untuk diikutkan dalam Hunger Games. Tujuan dari acara itu adalah mencari 1 pemenang. Peraturannya mudah. Membunuh atau dibunuh.
Pemeran utama dalam buku ini adalah seorang gadis bernama Katniss Everdeen. Seorang putri penambang batu bata dari distrik 12. Ayahnya tewas dalam ledakan di pertambangan. Ibunya yang shock, kini tidak mampu lagi mengerjakan apa-apa. Seperti mayat hidup. Meninggalkan Katniss yang saat itu berusia 11 tahun dan adiknya Prim. Dilandasi perasaan sayangnya terhadap adiknya, diaun mulai berusaha menghidupi keluarga mereka. Berburu di luar pagar secara sembunyi-sembunyi. Dan memanfaatkan keahlian memanah yang diajarkan oleh ayahnya dulu. Di hutan itulah ia bertemu dengan Gale. Ayahnya juga meninggal dalam ledakan yang menewaskan ayahnya. Dan meninggalkan gale sebagai pencari nafkah bagi ibu dan ketiga adiknya.
Nama Prim yang muncul sebagai peserta perempuan dari distrik 12 mengejutkan Katniss. Dan Katniss yang saat itu berusia 16 tahun, tanpa pikir panjang mengajukan diri menjadi sukarelawan menggantikan adiknya. Peeta Mallark adalah peserta laki-laki dari distrik yang sama. Mereka harus saling melawan setelah sampai di dalam arena Hunger Games. Hal itu membuat Katniss tidak enak hati, karena Peeta adalah orang yang melemparkan roti padanya saat Katniss betul-betul kelaparan.
Tapi dia sudah berjanji pada adiknya dan Gale bahwa dia harus menang. Meskipun tampaknya kesempatan itu sangat mustahil.
Kemustahilan perlahan-lahan memudar setelah Katniss berada di arena. Pengakuan cinta Peeta mengubah pandangan penonton terhadap dirinya. Kini dia mendapatkan lebih banyak dukungan dari warga Capitol.  Dia berharap mendapatkan lebih banyak sponsor untuk membantunya di arena.
Pengakuan cinta Peeta betul-betul membawa perubahan. Selama Hunger Games berlangsung, hanya ada satu pemenang setiap tahunnya. Tapi tidak tahun ini. Terjadi perubahan peraturan dalam Hunger Games. Peraturan yang membuat Peeta dan Katniss bisa menang bersama-sama. Tapi tentu saja, semua hanyalah akal-akalan Capitol untuk mendapatkan perhatian penonton. Detik-detik terakhir saat Katniss dan Peeta seharusnya menjadi pemenang setelah semua peserta yang lain tersingkir, Capitol membatalkan perubahan peraturan. Kali ini Katniss dan Peeta dipaksa untuk saling membunuh. Tapi Katniss menolak. Dia mempunyai rencana lain untuk Capitol. Akhirnya sikap nekat Katniss membuat mereka menjadi juara. Capitol dipaksa untuk menjadikan Katniss dan Peeta menjadi pemenang.
Mereka pulang dengan selamat. Tapi, Katniss tidak mengetahui jika tindakan nekatnya itu membuatnya menghadapi masalah besar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar